-- BLOODSHED --

Srikandi Cinta Ku

Dingin malam tirai kenangan ku
Menyerlahkan sekuntum ingatan
Terciptalah rimba kehidupan
Percintaan dalam perjuangan

Kesetiaan sebagai bekalan
Bisikanmu menyuluh harapan
Tiada garis dapat memisahkan
Segalanya kudrat mu Tuhan

Alam bagai mengerti
Segala yang terjadi
Embun menitis bagai simpati
Pertemuan tiada awal akhir

Perutusan segala ku terima
Gugur kuntum di tengah halaman
Hingga kini ku rasakan sepi
Tanpa mu pilu

Ku semaikan pepohon kemboja
Dan bunganya adalah kasih ku
Semadilah dalam kedamaian
Semangat ku tetap bersama mu

Kan ku usung oh jenazah cinta
Semadikan nisan kasih suci
Semangat mu tetap bersama ku
Selama pasti

Terimalah seraut kenangan
Menyedarkan dari lamunan ku
Percintaan dalam perjuangan
Kau abadi srikandi cinta ku

( Lagu : M. Nasir - Lirik : M Nasir )



-- CHRIS VADHAM --

Nyanyian Dalam Sepi

Jangan kau hujani ku dengan pertanyan
Kerna pasti akan mengecewakan
Fahamilah pengertian ku ini
Setiap insan punya perasaan
Setiap cinta perlukan pengorbanan
Walau sekejam ini yang ku lakukan
Sanggup berpisah demi kemanusiaan
Agar kau bahagia masa depan

Cintailah dirinya kerna dia lebih sempurna
Apalah ada pada ku
Hanya nyanyian dalam sepi

Renunglah sejenak
Bezakan antara berlian dengan kaca
Mana lebih berharga
Pandanglah ke atas pada keluarga mu di sana
Turutilah kehendak mereka

Biarlah ku sendiri bernyanyi dalam sepi
Anggaplah diri ku sepotong mimpi
Usah kau tangiskan pada perpisahan ini
Pergilah padanya selamat tinggal

Cintailah dirinya kerna dia lebih sempurna
Apalah ada pada ku
Hanya nyanyian dalam sepi

( Lagu : - Lirik : )



-- RAHMAT / EKAMATRA --

Di Sini Kasih Ku Abadi

Di sini hati ku terluka
Setelah kasih ku berbunga
Sungguh tak ku sangka
* :
Tiada lagi airmata
Hendak ku tangiskan untuk mu
Yang tinggal hanyalah
Luka dan pilu

** :
Di mana harum mawar yang setia
Di mana hilangnya tugu cinta
Sukarnya berpisah dengan diri mu
Sukarnya melupakan diri mu

*** :
Jangan kau tinggalkan diri ku
Jangan kau berpaling kasih mu
Jangan kau biarkan diri ku sepi tanpa mu
Sayang kembalilah kepada ku
Tiada tempat untuk ku mengadu
Sayang ku berikanlah kasih mu
Buat diri ku...

( Ulang Rangkap *, **, *** dan *** )

( Lagu : - Lirik : )

Satu Persinggahan

Di sini kasih pernah berbunga
Tiada harum tiada warna
Di sini cinta pernah membara
Tanpa bahang dan tanpa apinya
Begini yang ku rasa
Hidup kita berdua

Di sini langit mendung selalu
Tiada cahaya menyinari ku
Di sini aku tiada berdaya
Mengikut kata tanpa bicara
Kerana engakau tahu
Aku tidak sepadan dengan mu

Hubungan kita suatu persinggahan
Bukan pengabadian yang rela
Pemergianku Oh kerana terpaksa
Demi hidup yang lebih sempurna
Anggaplah kehadiran ku
Hanya satu persinggahan
Aku tidak menjanjikan
Mahligai impian
Sebagaimana kau harapkan

Biarlah jauh dari pandangan
Daripada dekat penuh siksa
Biar berduka biar melara
Dari sengketa sepanjang masa
Janganlah engkau harap
Aku menghambakan diri

Nanti kau tahu ertinya sepi
Bagaikan pisau menghiris hati
Nanti kau tahu ertinya rindu
Bagai tertusuk duri sembilu
Batin akan tersiksa
Jiwa pasti merana olehnya.....

( Lagu : Wan Zul - Lirik : S. Amin Shahab )

Segenggam Setia

Lepaskanlah genggaman tanganmu
Pergilah dia menanti mu
Jangan menangis
Janganlah kau menoleh ku lagi
Biarlah ku membawa hati
Jangan ditanya ke mana ku pergi

* :
Tidakkah engkau sedar siapa diri ku ini
Bukan merak kayangan tapi gagak di rimba
Cuma yang ada segenggam setia
Akan ku pertahankan
Untuk membahagiakan mu

Masih lagi aku terasa betapa hancurnya hati ku
Bila kau dipaksa bersama sidia
Senyuman yang engkau ukirkan seakan mengundang sengsara
Kalau ku tahu kau tersiksa
Takkan ku lepaskan mu

( Ulang rangkap * )

Setelah kau tiada di sisi
Bagi ku tiada cinta lagi
Selamanya.....
Di bibir ku lafazkan rela
Di hati terasa pedihnya
Melepaskan mu
Pilu hati ku
Oh...oh..
Pilu hati ku.....

( Lagu : Saari Amri - Lirik : Sutera )

Sentuhan Kecundang

Kita tempuh segala rintangan
Kecundang jua menimpa
Kita telah mencuba segala
Namun tewas akhirnya

* :
Putus tak bisa disambung
Kusut tak terurai
Hilang tak bisa diganti
Patah kekeringan

Cinta terlarang bagai terbuang
Dalam rimba yang gelap dan penuh duri
Mestikah aku meratap
Membinasakan diri ku
Atau pun biar saja
Ia berlalu

Sentuhan kali terakhir
Abadi dalam hati ku
Tak dapat ku menghalang
Perpisahan ini

( Ulang Rangkap * )
Mestikah aku meratap
Membinasakan diri ku
Atau pun biar saja
Ia berlalu

Sentuhan kali terakhir
Abadi dalam hati ku
Tak dapat ku menghalang
Perpisahan ini....

( Lagu : M. Nasir - Lirik : M. Nasir )

Siapa Di Hati Mu

Terasa bagai ditusuk sembilu bisa
Pedihnya entah bila akan terhenti
Berkasih di rimba asmara berapi
Terbakar hanya ku sendiri
Oh mengapa....

* :
Ke mana hilang janji dan sumpah setia
Ke mana tumpah selaut harum kasturi
Apakah mungkin kan terulang kembali
Asyiknya cinta bagai dulu
Atau serapuhnya mimpi
Yang pulang pagi...

Semakin ingin aku lupakan
Dan semakin bayang wajah mu kan menjelma
Di manakah puncanya derita
Ku sendiri tidak pasti...
sayang...

** :
Siapa merebut seri cinta
Waktu aku buka jendela
Di keheningan pagi indah
Siapa sejambak mawar merah
Harum di kamar hati mu
Hingga diri ku disingkirkan

Redup senja di kaki malam
Menghilangkan warna ilalang
Dan cinta kini bagaikan
Perkasihan mimpi...

( Ulang Rangkap * )
( ulang Rangkap ** ) ( 2X )

( Lagu : Saari Amri - Lirik : Saari Amri )


-- SALEEM / IKLIM --

Airmata Kasih

Ku layarkan bahtera ini
kerna di dada terpatri cinta yang suci
Siapa sudi bertanya
Luka di hati adakah menitis lagi

* :
Mengalir dalam jiwa
Tidak kelihatan di pandangan mata.. Oh...oh..
Menerjang ruang rongga
Kosong tiba-tiba
Madu kasih tidak kesampaian.. Oh..
** :
Airmata tidakkan bisa merubah perjanjian
Andai kasih harus berpisah kecundang di tengah jalan
Apakah kita terpaksa berkorban demi cinta
Sampai masa yang menentukan tangisan akan reda semula

( Ulang Rangkap *, ** )

Airmata tidakkan bisa merubah perjanjian
Andai kasih harus berpisah kecundang di tengah jalan
Apakah kita terpaksa berkorban demi cinta
Sampai masa yang menentukan bahagia semula

( Lagu : - Lirik : )

Blues Terenganu Kita

Kalu tuang gi pata timor
Jangan lupa maghi sokmo
Negeri terengganu memang sohor
Tempat molek.. tanah subor
Tempak Molek.. tanah suhor
Na na na na na Tengganu kita ( 2X )
Hoi guana gamok tu
Nak kelih wak tangi

Pulau kapas.. Pulau Redang
Kita lalu ikut Marang
Jangan lupa kuala berang
Sekayu comel.. zaman berzaman
Sekayu comel.. zaman berzaman
Na na na na na Tengganu kita ( 2X )

Hoii hoii hoii
Bangun ke laut weehh...
Takat ikang di Kuala Kemamang
Petang-petang wat kerpok gete
Ramai orang ateh gere

Main dam dua tiga papang
Dok sedor sampai ke malang
Kedai payang jual budu belacang
Batek tembaga dan macang-macang

Kalu nok tra nasi dagang
Kita pakat gi kampong ladang
Buat bekal gi merang
Di setiu pata peranginan
Singgah sebetor ke rantau abang
Kita tengok penyu telor
Kita tengok penyu telor

Selamt datang wey...
Tempat kami ramai-ramai
Selamat datang
Negeri kami

Kita singgoh kat Primula
Batu burok tepi pata
Laut biru di Tanjong Jara
Tempat rilek orang dok kaca
Tempat rilek anok-anok dara
Comel-comel belaka...
Na na na na na Tengganu kita ( 2X )

( Lagu : - Lirik : )

Hakikat Sebuah Cinta

Aku adalah insan yang tak punya
Cuma rasa cinta membara
Lalu tercipta rindu ku padanya
Kerana cinta bahagia
Pujangga menyatakan oh cinta berharga
dari emas dan permata
Lalu ku bawa cinta di persada jiwa
Sinar menyuluh gelita

Sewaktu debar cintamu terasa melanda
Bangkit rindu ku pada mu
Di ketika itu
Lalu tersentak diri ku sedari lamunan
Kini sebenarnya aku telah kau tinggalkan

( Ulang Rangkap * )

Aku adalah insan yang tak punya
Kilauan emas permata
Lalu ku cuba menaburi cinta
Bagi mu tiada nilainya
Tiada harta dan cinta

( Lagu : - Lirik : )

Satu Kesan Abadi

Jalan terang
Luas menanti aku
Dengan dendang
Irama hidup baru
Dibelai cinta mu

Hilang dendam
Lenyap ia sendiri
Datang tenang
Makin aku hayati
Makin lapang dada ku
Ku rasa sentosa

Sendiri meminta
Dicantum padanya
Tak gelisah lara
Cerita yang punah
Biarpun meronta
Tidak menjadi ngeri

Ku yakin di sana
Gelap yang tiada
Kesan satu cinta
Terpancar cahaya
Jelas segalanya
Hanya sinar mu
Yang mampu
Memberi cinta itu

Dengan aman
Senyumlah sepuasnya
Jauh berbeza
Bagai yang dirasakan
Rasa yang di sini

Itu satu rahsia
Hanya tersendiri
Itu satu iringan
Nyayian mimpi

( Lagu : Wan Zul - Lirik : )

Suci Dalam Debu

Engkau bagai air yang jernih
Di dalam bekas yang bedebu
Zahirnya kotoran itu terlihat
Kesucian terlindung jua

Cinta bukan hanya di mata
Cinta hadir di dalam jiwa
Biarlah salah di mata mereka
Biar perbezaan terlihat antara kita

Ku harap engkau kan terima
Walau dipandang hina
Namun hakikat cinta kita
Kita yang rasa

Suatu hari nanti
Pastikan bercahaya
Pintu akan terbuka
Kita langkah bersama
Di situ kita lihat
Bersinarlah hakikat
Debu jadi permata
Hina jadi mulia
Bukan khayalan yang aku berikan
Tapi keyakinan yang nyata
Kerana cinta
Lautan berapi pastia kan ku renang jua

( Lagu : Wan Zul - Lirik : S. Amin Shahab )


*** Page 10 ***

<-- Previous Next -->

[Lyrics Index] [Main Index]