-- SITI NURHALIZA --

Aku Cinta Pada Mu

Andainya engkau ku miliki
Terdahulu sebelumnya
Andai ku curah rasa hati
Mungkin kini ku tenang di samping mu

Belum puas ku menikmati
Kesan kasih sayang kau terpaksa pergi
Inginku terus dicintai
Walau bisikan mu azimat berduri
Bila cinta berbunga
Jadi airmata di jari ku

Betapa ku cinta pada mu
Katakanlah kau cinta padaku
Sematkanlah di hati mu
Walau di mana berada
Ingatku dalam doa mu

Hiasilah hati
Dengan cinta suci
Selamanya
Gemerlapkan jiwa
Semikanlah cinta
Semoga kau dan aku
Akhirnya bersama
Akukan menunggu
Walaupun seribu tahun lagi

( Lagu : LY - Lirik : Baiduri )


Balqis

Biar apapun rupa yang terbina
Takkan gentar mereka kehendaknya
Terdengarlah bicara tersembunyi
Yang tertebar di langit dan di bumi
Siapakah yang mampu menundukkan bayu
Siapakah yang tahu hanya ada satu

Turut titah setia ratu kota
Lirik mata yang cerah bak sahmura
Singgahsana nan indah tak terperi
Halus santunnya wajah bidadari
Siapa yang mengutus surat keajaiban
Siapa yang menghunus rebah dipelukan

Lai lai lai lai lai lai lai lai lai lai
Bisakah jelita luruh kuasa
Lai lai lai lai lai lai lai lai lai lai
Terpukau hatinya demi sakti kurnia
Laksana terkatam tiada diilham
Segala ternyata hanya sekelip mata (syahadah)

Terpedaya istana kaca
Terkesima kata mulia

Seribu utusan
Mahkota hiasan
Membingkis berita
Damaikan dua kota
Agungnya suara sucinya sang cinta

Bertemu di alam pesona
Bersatu di dalam cahaya
Semilah permata kasihnya
Di puncak singgahsana (syahadah)

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Hairul Anuar Harun )

Cindai

Cindailah mana tidak berkias
Jalinnya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu

Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jalan berliku
Tilam ku emas cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku

Hias cempaka kenangan tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas ku jaga sibunga impian
Gugurnya sebelum berkembang

Hendaklah hendak hendak ku rasa
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah tidak tidak ku daya
Tingginya tidak terlawan
Janganlah jangan jangan ku hiba
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah bukan bukan ku pinta
Merajuk bukan berpanjangan

Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut berapi

Gurindam lagu bergema takbir
Tiong bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu di pinggir bibir
Rebung berduri di hati

Laman memutih pawana menerpa
Langit membiru awan bertali
Bukan di rintih pada siapa
Menunggu sinarkan kembali

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Hairul Anuar Harun )

Dalam Taman Syahdu

Rintik hujan gerimis yang tiba
Mengiring retak kasih rindu ku
Amat dalam
Luka yang ku rasa
Oh.... makin terpendam
Kian membakar ku

Perasaan ku terpinggir dan menyepi
Kehilangan mu
Amat menyakitkan

Di dalam jiwa ini
Masih tak mengerti
Aku rindu belaian kasih mu

Walaupun cinta kita
Ditakdirkan berpisah... oh..
Di pintu Syurga
Ku menanti mu ( 2X )
Terpenjara kesepian meronta
Merintihi kegersangan

Tinggallah kekasih ku
Dalam taman syahdu
Ku melangkah penuh rasa pilu

Diselami erti cinta
Pastikan berjumpa... oh..
Di sana cinta
Kekal selamanya ( 2X )

( Lagu : Johari Teh - Lirik : )

Damak

Sayanglah damak getah sumpitan sayang
Menyumpit burung di dalam hutan
Ahai damak damak sayang (2x)
Hati tak dapat melupakan tuan
Sedikit pun tidak hai tuan endahkan (2x)

Anaklah burung terbangnya malam sayang
Terbangnya hinggap di pohon lalang
Ahai damak damak sayang (2x)

Hatiku sedih merindulah dendam
Orang ku nanti tak kungjunglah datang

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Demi Kasih Sayang

Lupakan aku saja dari kaca fikiran
Andainya bersama ku engkau tidak bahagia
Aku bukannya insan ingin cinta percuma
Sehingga aku sanggup menanti mu
Walau berabad lama

* :
Cinta ku bukan kerana harta
Cinta ku tidak kerana paras rupa
Sedarilah kasih...
Cinta ku harap hingga ke syurga bersama-sama mu

** :
Demi kasih sayang yang aku pertahankan
Sanggup ku meniti malam tanpa mimpi
Aku berdoa kita dapat berdua
Hingga ke akhir hayat untuk selama-lamanya
Aku bukannya insan ingin cinta percuma
Tetapi aku sanggup menanti mu
Walau berabad lama

( Ulang Rangkap *, ** )

( Lagu : LY - Lirik : Baiduri )


Diari Hati Mu

*
Biarkan aku
Menjalin asmara dengan nya
Yang ku cinta
Jangan ku dihalang
Walau pedang bukan penghalang

** :
Gelora rindu
Buat ku merasa tersiksa
Jauh dari nya
Andai ku punya sayap
Kau di bulan akan ku jelang

Kasih ku dengarlah suara hati ku
Kata hati ini
Hanya diri mu seorang
Yang ku sayang

*** :
Kekasih tulis nama ku
Di dalam diari hati mu
Kekasih setiap senyum mu
Pengubat rindu di hati ku

Puisikan segala janji-janji kita
Bakar semua kepalsuan

( Ulang Rangkap **, ***, ***, * )

( Lagu : Ferdi Khalid NS - Lirik : Ferdi Khalid NS )


Gelora Kasih

Turutkan hati
Kita menyesali
Andai ku biarkan
Usik perasaan

Aku seperti ombak yang berlari
Enggan menghampiri terbiar ke tepi
Aku ingin kemesraan
Dan senyum keramahan
Sentuhan rindu
Ku ingin selalu

Kisah yang manis bermain di mata ku
Tiada tangis di ketika itu
Ubatilah hati ku usah dibiarkan
Kerinduan ini sering bergelora
Semaikanlah cinta mu dengan benih rindu
Moga lenyap hilanglah segala
Gelora di jiwa...

Aku inginkan senyum
Dan keramahan yang berkekalan
Bukan seketika

Kisah yang manis bermain di mata ku
Tiada tangis di ketika itu
Ubatilah hati ku usah dibiarkan
Kerinduan ini sering bergelora
Semaikanlah cinta mu dengan benih rindu
Moga lenyap hilanglah segala
Gelora di jiwa...

Gelora kasih permainan rindu
Andai dibiarkan usik perasaan
Gelora kasih menghempas hati
Gelora rindu menyentuh kalbu

( Lagu : Fauzi Marzuki - Lirik : Lukhman S )


Hati Kama
Duet Dengan Noraniza Idris

* :
Mengindang-ngindang padi huma
Mengindang dalam tampian
Memandang-mandang hati kama
Memandang dalam renungan

Bisik-berbisik pada pekerti mulia
Risik-merisik mana lahir asal usulnya
( Ulang Rangkap * )

Mendengar suara lela lebur
Bertentangan mata panah arjuna
Terbayang senyuman bunga gugur
Siapa gerangan bagaikan betara

Adakah dia hamba sahaya
Ataupun bijak mentafsir mimpi
Mungkinkah jua benar diduga
Hingga terusik hati nurani
( Ulang Rangkap * )

Tawanlah jiwa ku
Bebaskan sayap juwita
Turutlah janji ku
Tinggalkan segenap lara
( 2x )

Burung yang terbang
Salam utuskan salam
Pada renungan pandang
Selayang pandang

( Bukan gahara ( 2x ) )
( Atau pesona ( 2x ) )
( Insan biasa ( 2x ) )

( Ulang Rangkap *, **, * )

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Hairul Anuar Harun )


Jerat Percintaan

Dalam pertemuan ini
Kita terperangkap sudah
Dalam jerat percintaan
Yang tidak disangkakan

Aku telah jadi lupa siapa diri ku ini
Engkau juga dihanyutkan
Oleh arus percintaan
Tapi pabila aku sedar diri siapakah aku ini
Aku tertanya sendiri apakah akan terjadi

Oh.. apakah kita kan teruskan
Di dalam arus percintaan
Perlukah kita untuk berkorban
Demi pertahankan kebahagian

Dalam persimpangan ini
Ku masih terus menanti
Dalam rasa keharuan
Di manakah akhirnya

( Lagu : Adnan Abu Hassan - Lirik : Hani MJ )


Joget Berhibur

* :
Bertepuk tepuk tangan
Bertepuk jangan segan
Mengikut rentak gendang
Berjoget dengan riang

** :
Bertepuk tepuk tangan
Bertepuk jangan segan
Berjoget dengan girang
Hidup menjadi senang

Daun senduduk daunlah mengkudu
Asamlah pauh dipetik orang
Jangan diikut hati yang rindu
Orang yang jauh kasih tak kurang

Layanglah layang terbang melintang
Madu kelapa dalam tempayan
Lagi tak hilang bulan dan bintang
Dia tak lupa kasihkan tuan
( Ulang Rangkap * dan ** )

Pohon berembang di atas gunung
Tumbuh dibawah pohon meranti
Janganlah hidup berulam jantung
Menunggu dia bersama mati

Sorok di peti bunga kasturi
Kainlah songket habis berbau
Pujuklah hati bawa menari
Menari joget lagu Melayu
( Ulang Rangkap * dan ** )

Pohon berembang diatas gunung
Tumbuh di bawah pohon meranti
Janganlah hidup berulam jantung
Menunggu dia bersama mati

Sorok di peti bunga kasturi
Kainlah songket habis berbau
Pujuklah hati bawa menari
Menari joget lagu Melayu

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Rahim Jantan - Lirik : Siso )

Joget Pahang

* :
Melenggang hai
Melenggang dengan tari lenggang
Kalau baik hati
Nanti orang pun sayang (2x)

Dari Melaka ke negeri Pahang
Singgah di Johor beli berangan (2x)
Kami ucapkan selamatlah datang
Apa yang kurang dicaci jangan
( Ulang Rangkap * )

Pukullah gendang hai kulit kerbau
Dalam majlis tari menari (2x)
Sayalah ini bang hoi dagang merantau
Mengharap belas orang di sini (2x)
( Ulang Rangkap * )

Negeri Pahang aman sentosa
Kaya dengan tumbuh-tumbuhan (2x)
Niat di hati bang oii...
Nak buat jasa
Mudah-mudahan Tuhan kabulkan (2x)
( Ulang Rangkap * )

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Kaparinyo

Orang berinai berhitam kuku
Mandi dijirus si air mawar
Jikalau sampai hasrat hatiku
Racun ku minum jadi penawar (2X)

Belum tersurat dalam hikayat
Ayam keluar mencari musang
Belum tersirat di dalam adat
Bunga keluar mencari kumbang (2x)

Semenjak lembah bertambah dalam
Nampaknya gunung tinggi bertuah
Semenjak sejarah hawa dan adam
Alam berkembang berubah-ubah (2x)

Hasrat nak beli dulang bertepi
Barulah moleh untuk hidangan
Hajat nak cari yang sama sehati
Barulah molek makan sepinggan (2x)

Sungguhlah harum si bunga tanjung
Hati nak petik si bunga mawar
Rindu dan dendam tidak tertanggung
Budi setitik jadi penawar (2x)

Sungguh melati senang dipetik
Harumnya mashyur seluruh alam
Sungguhpun budi hanya setitik
Langit dan bumi ada di dalam (2x)

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Kau Kekasih Ku

Indah di mata indah di jiwa yang berahi
Bagaikan direnda
Terpesona penuh asyik dan ku belai
Sisir angin yang berbisik
Buka rahsia... kau kekasih ku

Pecahan ombak
Yang menyentuh pipi ini
Pedih mata hati bagai ditusuk panah... duri
Dan ku sapu
Kerna kabur pandangan ku
Dalam langkah... tarian cinta mu

* :
Duhai malam.... tiada bintang
Menghiasi.... taman kasih ini
Hanya aku.... sendirian
Tak berteman.... keseorangan

Kekasih ku... hanya aku
Yang memuja.... sisa cinta ini
Seandainya.... ombak laut
Surut lagi.... aku pergi...

Kekasih ku.... oh...

Seiring camar pulang... setia pada janji
Itu doa ku... selama ini...

( Ulang Rangkap * )
Dari mata
Dari jiwa yang berahi makin ku mengerti
Istilah percintaan ini
Moga nanti... ada seru menyatakan
Kau kekasih... hingga ke akhirnya
Kau kekasih... hingga ke akhirnya
Oh... kekasih

( Lagu : Ajai - Lirik : Alam Maya )

Laksamana Mati Dibunuh

Sayang laksamana mati dibunuh
Mati dibunuh datuk menteri
Sayang laksamana mati dibunuh
Aduhailah sayang
Mati dibunuh datuk menteri
Tuan umpama minyak yang penuh
Sedikit pun tidak melimpah lagi
Tuan umpama minyak yang penuh
Aduhailah sayang
Sedikit pun tidak melimpah lagi

Sayang laksamana mati dibunuh
Mati dibunuh datuk panglima
Sayang laksamana mati dibunuh
Aduhailah sayang
Mati dibunuh datuk panglima

Bukan tanaman tak mahu tumbuh
Laksamana sayang
Kiranya bumi tak menerima

Bukan tanaman tak mahu tumbuh
Aduhailah sayang
Kiranya bumi tak menerima

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Lelaki (Warkah Seorang Anak)

Telah berdiri seorang lelaki
Hidup berbekal kecekalan diri
Walau menghadapi sejuta cabaran
Terus berpaut pada kebenaran

Berkurun sudah kau merintis jalan
Bertahun sudah hasratmu terhalang
Tetap bersemarak api keazaman
Bara keramat doa dan harapan

Kau melangkah bermula dari lembah
Kau mendaki setangga ke setangga
Semakin hampir menjejaki puncak
Semakin sering kau ditikam onak

Namun kerana kau lelaki
Derita dapat diselindungi
Tangisan mu rahsia di hati
( Ulang Rangkap * )

** :
Kesepianlah teman nan sejati
Di dalamnya kau mengenali diri
Tenangnya wajah matangnya bicara
Kerana kau meyakini
Tuhanlah yang maha esa
Kerana kau meyakini
Tuhanlah yang maha esa

( Lagu : Siso Kopratasa - Lirik : Habsah Hassan )

Masri Manis

Dengar tabuh berbunyi (sayup)
Dengar taulah menyanyi (merdu)
Rindu pada desa ku

Asyik biduk dikayuh (laju)
Asyik unggas berlagu (merdu)
Masih tidak ku jemu

Musim silih berganti
Adat tetap di hati

Insan berkasih bersatu hati
Ihsan dan janji menjadi budi
Usah mungkir mungkiri

Aur dan tebing berteguh sakti
Bahu diganding saling berbakti
Pohon sehidup semati
Hai pohon sehidup semati

Manis sahut bersahut (salam)
Manis tamu bertamu (undang)
Indah dengan bahasa

Senyum balas senyuman (manis)
Senyum indah menawan (manis)
Kasih sayang bertaut

Manis riuh di kampung
Riang malam mengusik

Ayam menegur itik orang kampung mengejek
Ayam berlari itik jalan kedek-kedek
Hati-hati cik adik nantikan abang balik
Orang kampung berbisik detik tak berdetik

Pulanglah ayah sebagai pejuang
Ibu di rumah tunggu cantik-cantik
Pergilah abang sebagai pejuang
Adik menanti duduk molek-molek

( Lagu : Khir Rahman - Lirik : Khir Rahman )


Musalmah Manis

Ahai... Sayang Musalmah sayang
Sayang Musalmah nama diberi

Ahai... Parasnya cantik sayang
Parasnya cantik bak bidadari

* :
Manis bahasa baiknya budi sayang
Sentiasa teringat ( 2X )
Di dalam hati
( Ulang Rangkap * )

Ahai... Musalmah manis sayang
Musalmah manis pergi ke Daik

Ahai... Sampai ke Daik sayang
Sampai ke Daik hari pun petang

** :
Mulutnya manis hatipun baik sayang
Sampailah mati ( 2X ) Dikenang orang
( Ulang Rangkap ** )

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Nian Di Hati

Suburnya nian sukar dimadah
Mekar jiwa dilamar mimpi
Kasih sepantun tulisnya sudah
Hanya rindu ikatan hati

Berlumpur intan seri masih bertandang
Bagai bulan dipagar bintang
Angin menderu ombak mengalun
Melambai daun sedang rimbun

Sarat di hati rindu ditanggung
Airmata ku tak terbendung
Dikau ku sanjung cinta suci terulung
Di jiwa ku semakin ranum

* :
Terpadamlah gundah di hati
Setenangnya air di kali
Hilanglah resah terpancar naluri
Janji diikat teguh berdiri

** :
Lafazlah sejujur hati mu
Setulus halusnya budi mu
Damai mu sesudah gerimis
Bawa daku bersama meniti pelangi

*** :
Ku yakin di sana menanti
Mahligai kencana abadi
Disaluti sutera asli
Selimut cinta aroma harum kasturi

Kasih mu beraja di hati
Kasih ku bertakhta di jiwa
Walaupun tiada di mata
Cinta mu tetap sebati

Sungguh bererti kasih dan sayang
Seribu sumpah kau tunaikan
Cinta berkurun kasih berzaman
Kerana sayang ku turutkan
Guruh di laman umpamanya gurindam
Meresap di hati yang rawan

( Ulang Rangkap *, ** dan *** )

Kasih mu berada (di hati)
Kasih ku bertakhta (di jiwa)
Walaupun tiada di mata
Cinta mu tetap sebati

( Lagu : Azmeer - Lirik : Azam Dungun )

Patah Hati

Patah hatiku
Membawa derita
Merajuklah diri
Merajuk diri
Tak tentu haluan (2x)
Kuharap janjimu (2X)
Bahagia selalu ... sayang
Rupanya patah (2X)
Di tengahlah jalan

Patahlah hati
Teruslah merajuk
Merajuklah sampai
Merajuk sampai
Ke hutan belukar

Hati yang panas (2X)
Kembalilah sejuk ... sayang
Burung terbang (2X)
Sangkar balik ke sangkar

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Pulau Pisang

Pulaulah Pisang
Pulau Pisang, rumahlah api sayang
Pedoman kapal belayar malam
( 2X )

Sebelum ajal berpantang mati
Walaulah tercampak dalam lautan dalam
( 2X )

Pedomanlah kapal
Pedoman kapal belayar malam sayang
Sarat bermuat buah keranji
( 2X )

Walau tercampak lautan dalam
Tidakku lupa janji segala janji
( 2X )

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )

Purnama Merindu

Bermaknakah tiap baris kata-kata
Ataukah hanya di bibir saja
Bersungguhkan rindu yang kau pamerkan
Ataukah sekadar lakonan

* :
Rindu... telah melekat dalam hati ku
Walau awan lalu
Rindu ku... tak berubah...arah

** :
Purnama mengambang.. cuma berteman
Bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu...rindu yang mencengkam di hatiku

** :
Aku meminta pada yang ada
Aku merindu pada yang kasih
Aku merayu pada mu yang sudi...merindu ku

( Ulang Rangkap *, **, ** )

Purnama mengambang berbagai warna
Bila embun pun datang bintang purnama
Sendirian bertemankan malam sepi

Aku meminta pada yang ada
Aku merindu pada yang kasih
Aku merayu pada mu yang sudi...memujuk
Oh... (Merindu ku)

Hiaskanlah cincin di jari manisku
Sinarkan bagai gemerlap kencana
Tandakanlah kasih di mercu kalbu
Serikanlah purnama merindu

( Lagu : Azmeer - Lirik : Lukhman S. )


Salju Kasih Nya

Dingin dalam jiwa MU
Disirami salju kasih MU
Ku susuri jalan MU walau ranjau berliku
Cinta MU abadi untuk ku

Tenang saat merindu
Tafakur di hadapan MU
Deraian airmata gugur dalam sujud ku
Betapa agung cinta MU

* :
Gelora silam tak bisa terpadam
Namun harapan menggunung di hati
Gelora kasih tak mungkin terluput
Kerna hati ku merantau jauh
Ingin bertemu dengan MU oh..... KASIH

Rindu mencengkam jiwa
Sebak dada tiada tertahan
Hanya pada MU Tuhan ku serah diri ini
Pohon cinta MU Nan Suci Hakiki

( Ulang Rangkap * ) ( 3X )

( Lagu : Adnan Abu Hassan - Lirik : Hani MJ )


Sendiri

Bersendirian
Menerima hukuman meninggalkan kau dahulu
Lesu langkah ku
Sengaja inginkan perhatian mu
Sudikah kau terima

Kesan kasih sayang yang ku semikan
Untuk mu dari airmata
Terlalu mengingati mu

Aku menyintai mu
Menyayangi mu untuk selamanya

Kau bawa bahagia
Di dalam hidup ku sebelum kau pergi
Kesilapan ku tak tahu menilai permata

* :
Aku berjanji tak mungkin khianati
Untuk kedua kali
O.... Andai kau kembali
Menyerlahkan jiwa dengan cinta suci

** :
Aku menyintai mu
Menyayangi mu untuk selamanya

( Ulang Rangkap * dan ** )

Aku menyintai mu
Menyayangi mu untuk selamanya

( Lagu : LY - Lirik : Baiduri )


Tirai Semalam

Menyingkap tirai silam
Ku terasa rindu dan dendam
Terdengar bisikan mu
Merdu mendayu senandung syahdu

Dalam gelombang rasa
Gelisah cinta
Sehari tak bersua
Bagaikan setahun terpenjara

Segera kuturunkan
Tirai cinta melupakannya
Kerana lakonan mu
Menghiris hati menyeksa diri

Ternyata bukan mudah
Mengawal resah melawan perasaan
Cinta sejati dalam diri

Namun terpaksa jua
Ku telan sisa pahit asmara
Kerana kenyataannya
Ini bukan sepotong mimpi
Yang sepi

( Lagu : - Lirik : )


Seribu Kemanisan

Seindah sinar pelangi
Serinya menawan hati
Akan menghilang disaat terlena sinar mentari
Hanyalah sang rembulan
Dan bintang kan menghiasi seri malam...

Usahlah mendusta hati
Lena didakapi mimpi
Menyapa keluhan
Yang akhirnya akan mengundang rawan
Yakinlah kan bersama
Andainya telah tercipta
Panca persada...

*:
Oh... Himpunkanlah kekuatan
Usahlah ditaburkan
Seribu kemanisan harapan
Dari genggaman

** :
Semarakanlah warna asmara
Pabila tiba ketikanya
Kelaraikanlah jalinan cinta
Menjadi satu dalam jiwa
Relaikanlah tiap keresahan
Di ufuk gemawan
Tautkan keindahan.. kebahagiaan

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Zulkefli Majid - Lirik : Hazlan Abu Hassan )


Wajah Kekasih

Ku menyaksikan dedaun kekeringan
Gugur ke bumi gersang tiada penghuni
Tiada mentari, awan kesuraman
Bagaikan waktu yang terhenti

Ku menyaksikan seraut wajah cinta
Yang kehampaan tiada lagi bermaya
Kini kehilangan sebuah harapan
Bagaikan cinta yang terkubur

Adakah mungkin untuk ku menghindari
Gurisan kasih luka di hati
Jiwa ku resah apakah kesudahan
Kecewa ataupun bahagia

* :
Ku yakinkan diri demi rindu ku
Penawar hanya dari wajah kekasih
Walaupun rintangan datang menduga
Ku tempuhinya kerna cinta membara
Oohh... mimpi yang indah
Jelmalah dalam nyata
Wajah-wajah kekasih

** :
Ku mengharapkan ikatan kemesraan
Antara kita akan terlaksana jua
Walaupun impian dalam kekaburan
Ku yakin pada mu oh Tuhan

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Adnan Abu Hassan - Lirik : )


Walinongsari

Walinong la yang sari
Puteri yang cantik
Datangnya dari puncak gunung Tahan
Puncak gunung Ledang, gununglah Banang

Turunlah bermain di taman sayang
Memetik bunga-bunga, menyusun bunga-bunga
Di dalam taman

Walinong la yang sari
Puteri yang cantik
Pandai menyabung pandai
Bersilat gayung, melambung lembing
Pandai melambung

Walinong la yang sari
Puteri bestari
Datanglah mari
Datang membawa talam
Datanglah mari

Walinong la yang sari
Puteri bestari
Datang membawa turun
Membawa payung
Payung berwarna kuning
Membawa payung

Walinong la yang sari
Puteri bestari
Datang membawa talam
Talam dari kayangan
Membawa talam

Walinong la yang sari
Puteri bestari
Puteri yang cantik dari gunung Banang
Dari gunung Tahan, gununglah Ledang

Turunlah hai tuan
Turun segera
Memetik bunga-bunga
Menyusun bunga-bunga
Di dalam taman
Puteri yang cantik
Hai... dari kayangan

( Lagu : Copyright Control - Lirik : Copyright Control )


Ya Maulai

Andai permata jadi hiasan
(Ya maulai ya maulai)
Jari ku mudah sembuh lukanya
(Ya maulai ya maulai)
Bagai sutera dalam lukisan
Hidup ku indah warnanya
(Ya maulai ya maulai)

Baru menguntum kemboja rimbun
(Ya maulai ya maulai)
Mekar harumnya seri halaman
Hendak ku minum mustika embun
Agar tersua idaman
(Ya maulai ya maulai)

Kata bagai pendita
Bukan racun berbisa
Besar hajat di hati
Semogakan diberkati

Kau dipayungi awan
Begitulah impian
Bersungguhlah harapan
Selagi nyawa di badan
(Ya maulai)

* :
Pinta ku pada mu bintang
Kirimkan aku sinar mu
Moga jadi kencana
Hiasan kasih di jiwa ku

Pesan ku pada mu sayang
Bawalah pulang hati ku
Moga kan selamanya
Engkau bernafas di sisi ku

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Hairul Anuar Harun )


*** Page 42 ***

<-- Previous Next -->

[Lyrics Index] [Main Index]